Membuat Roket Air

Baru-baru ini, udah agak lama ding!! FMIPA UNS gelar lomba roket air untuk SMP se Solo Raya. meriah memang acara yang diadakan di depan rektorat UNS ini pada hari sabtu, tanggalnya lupa tapi yang jelas dilaksanakan bulan november kemarin dalan rangka dies natalis FMIPA UNS yang 12 kali. Seru….. banget dech. tapi ngomong-ngomong bagaimana to cara membuat water roket niii tak carikan dari berbagai sumber… cukup sederhana. Meskipun kalo secara prinsip dan perhitungan fisikanya pasti njimet…pusing kalo harus ngitung tekanan, jarak maksimum, banyak air dll. Langsung aja dech ni caranya :

Pada dasarnya, prinsip kerja water rocket adalah botol akan meluncur bila botol diberi tekanan udara yang tinggi (dari pompa) dan di dalamya diberi sedikit air (1/4 -1/3 volume botol) untuk menghasilkan tenaga semburan yang lebih besar. Terlalu banyak air juga akan mengurangi daya dorong. Sedangkan bila tidak menggunakan air botol tetap bisa meluncur tetapi tidak bisa tinggi. Daya dorong akan lebih kuat lagi bila air dicampur dengan sedikit sabun/deterjen/segala sesuatu yang bisa menghasilkan busa.

cara mudah bikin roket air (water rocket)

Bahan roket air :

1. botol aqua bekas 1500 ml/600 ml

2. polyfoamatau sterofoam (gabus)

3. double tape

4. isolasi

5. kertas tebal (BC, ivory) ukuran 20 x 15 cm

Cara membuat :

1. Botol dibersihkan

2. Stiker botol dikelupas, lingkaran biru di leher botol dibuang

3. Ukur keliling bagian di atas leher botol, bagi empat bagian sama rata tandai dengan ballpoint (untuk panduan menempelkan sirip roket)

4. Potong gabus menjadi segitiga tidak sama sisi ukuran 10.5 x 9.5 x 4 cm, sudut 90 derajat sebanyak 4 buah, lapisi sirip dengan isolasi agar tidak mudah pecah

5. masing-masing tempeli dengan double tape pada bagian sisi terpanjang

6. tempelkan di botol yang sudah ditandai dengan ballpoint. pastikan posisi sirip lurus ke atas dan tidak miring (agar roket bisa meluncur dengan tegak )

7. agar sirip menempel lebih kuat, lapisi dengan isolasi pada pertemuan antara gabus sirip dengan botol pada setiap sisinya. atau bisa juag dengan ditetesi lem bakar

8. Langkah selanjutnya membuat kerucut di ujung roket agar roket lebih dinamis Kertas tebal dibentuk kerucut, di beri isolasi, kemudian dipotong melingkar

9. tempelkan kerucut di pantat botol, pastikan ujungnya tidak menceng, tetapi tegak lurus ke atas beri pemberat (di dalam kerucut) berupa kerikil 3 biji (atau bahan lainnya) rekatkan kerucut pada botol dengan isolasi sampai benar-benar kuat dan semua permukaan kerucut dilapisi dengan isolasi.

10. untuk mempermanis penampilan, badan roket diberi warna bisa di cat warna-warni atau di tempeli isolasi warna warni. usahakan tidak menggunakan aksesoris pita/kertas krep karena bisa mengurangi daya luncur roket.(roket tidak bisa tinggi) roket siap diluncurkan tips : untuk meluncurkan roket, air bisa diberi warna agar tampak lebih menarik air dicampur sedikit sabun/deterjen agar daya dorong roket lebih kuat tinggal membuat peluncurnya Ada banyak jenis peluncur roket air. dari yang paling sederhana sampai yang canggih. mulai dari modelnya,bahannya, cara kerjanya, dan sebagainya kualitas peluncur sangat berpengaruh pada jarak tempuh roket ataupun ketepatan pada sasaran sewaktu roket ditembakkan.

Berikut langkah-langkah membuat peluncur sederhana bahan :

• pot bunga

• wadah negatif film

klep / dop ban dalam sepeda/motor

alat :

• lem bakar / hot glue

• cutter / gunting

cara membuat :

• lubangi pot di bagian tengahnya

• lubangi wadah negatif film di tengahnya

• masukkan klep/dop ke wadah negatif film dari dalam

• beri lem bakar

• masukkan ke pot

• kunci dengan ring yg tersedia Ok dech peluncur siap dipakai, Peluncur ini akan meluncurkan roket secara otomatis ketika tekanan udara yang diberikan telah maksimum

Alat dan Bahan Model roket air paling sederhana dapat dibuat menggunakan alat dan bahan yang mudah didapat di lingkungan sekitar kita. Bisa juga dengan memakai barang-barang bekas.

Berikut beberapa alat yang diperlukan.

- botol plastik bekas ukuran 1.500 mililiter

- pompa angin

- sumbat karet penutup botol

- pentil ban sepeda

- pemberat (misalnya, dari sampah kertas-kertas bekas)

- gabus

- kertas karton

- lem, gunting, perekat

Cara Pembuatan

- Isilah 1/3 bagian botol dengan air.

- Buat lubang pada sumbat karet dan masukkan pentil sepeda pada lubang tersebut.

- Masukkan sumbat dengan pentil pada leher botol. Usahakan agar tidak ada udara yang bocor.

- Buat sirip dari gabus sebagai penyeimbang saat meluncur di bagian belakang roket.

- Buat pula moncong roket dari kertas karton berbentuk kerucut dan beri pemberat di dalamnya.

- Pompalah botol hingga tekanan udara akan mendesak air keluar. Saat memompa, selang pompa harus terpasang erat pada pentil. Tempatkan botol sejauh mungkin dari pemompa. Dasar botol (yang menjadi moncong roket) pun harus diarahkan ke atas. Dengan begitu, botol plastik akan dapat melesat ke udara.

~ oleh cokotjo pada Mei 19, 2010.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: